
Biaya jasa perakitan dan pengaturan workstation
Kisaran berikut untuk jasa. Perangkat dan material belum termasuk; jika diperlukan, rinciannya ditulis terpisah dalam penawaran.
Perakitan dan pengaturan awal workstation
Rp 750.000–Rp 1.500.000/ unit
Perakitan, pemasangan OS/driver, dan pengaturan dasar. Lisensi serta pengujian aplikasi khusus dibahas terpisah.
Tarif AP, CCTV per titik, dan penarikan LAN diperbarui 20 Oktober 2026; acuan jasa lain 2 Oktober 2026. Jumlah pekerjaan, kondisi lokasi, dan pengaturan yang diperlukan menentukan penawaran akhir. Tambahan biaya dibahas sebelum dikerjakan.
Workstation yang tepat seharusnya mengikuti workload. Kebutuhan AutoCAD, Revit/BIM, SolidWorks, Blender, rendering, video editing, CFD, FEA, ANSYS, atau Abaqus tidak identik. Bottleneck dapat berada pada CPU, GPU, RAM, storage, atau kombinasi beberapa komponen.
Tulus Computing Solutions membantu merancang dan menyiapkan workstation berdasarkan aplikasi, jenis project, target performa, budget, dan kebutuhan upgrade—bukan hanya berdasarkan daftar komponen yang terlihat tinggi di atas kertas.
Workstation berbeda dari PC umum karena workload-nya
Istilah workstation bukan sekadar label untuk komputer mahal.
Pada pekerjaan profesional, yang penting adalah apakah sistem:
- cocok dengan aplikasi;
- stabil pada beban kerja;
- memiliki performa yang relevan untuk task;
- mendukung kapasitas project;
- dapat di-upgrade;
- memiliki storage dan network yang sesuai;
- masuk akal secara biaya terhadap waktu kerja yang dihemat.
Untuk pembahasan dasar, lihat workstation vs PC.
Mulai dari aplikasi dan jenis pekerjaan
Assessment dapat dimulai dari pertanyaan:
- aplikasi apa yang digunakan;
- ukuran dan kompleksitas project;
- apakah workload lebih berat di CPU atau GPU;
- apakah task bersifat single-threaded atau parallel;
- kebutuhan VRAM;
- kebutuhan RAM;
- ukuran dataset;
- kebutuhan scratch/storage;
- target resolusi/output;
- frekuensi rendering/simulation;
- kebutuhan certification tertentu jika memang relevan;
- budget dan upgrade horizon.
Kami tidak menetapkan satu spesifikasi yang dianggap cocok untuk semua software.
Workstation untuk CAD dan drafting
CAD 2D dan drafting dapat memiliki profil kebutuhan berbeda dari rendering atau simulation.
Hal yang perlu dilihat antara lain:
- complexity drawing;
- viewport;
- multitasking;
- data/project size;
- aplikasi;
- monitor;
- storage.
Sistem tidak perlu dibuat berlebihan bila workload sebenarnya ringan.
Workstation untuk BIM dan model 3D
BIM dan 3D dapat menambah kebutuhan memory, graphics, storage, dan CPU tergantung software dan ukuran model.
Pada tim yang berbagi project, workstation juga perlu dilihat bersama NAS/file server dan jaringan, karena bottleneck tidak selalu berada di PC lokal.
Workstation untuk rendering
Rendering dapat memiliki karakteristik yang berbeda tergantung render engine.
Sebagian workflow dapat lebih mengandalkan CPU, sebagian GPU, dan sebagian memanfaatkan keduanya. Karena itu, pemilihan komponen harus berdasarkan software/engine yang benar-benar digunakan.
Product-specific recommendation dan benchmark harus diverifikasi ketika proposal disusun; page ini tidak menetapkan model CPU/GPU tertentu sebagai pilihan universal.
Workstation untuk CFD, FEA, ANSYS, Abaqus, dan simulation
Simulation engineering dapat membutuhkan CPU core, RAM, storage, GPU, atau lisensi yang berbeda tergantung solver dan skala model.
Untuk kebutuhan ini, assessment harus memasukkan:
- software/solver;
- model size;
- mesh;
- memory usage;
- typical solve time;
- parallelization;
- frequency of runs;
- target improvement.
Tanpa informasi tersebut, spesifikasi mudah menjadi terlalu mahal atau justru tidak cukup.
Storage dan jaringan juga bagian dari workstation workflow
Tim profesional sering bekerja dengan file besar dan shared data.
Karena itu, sistem dapat melibatkan:
- NVMe/local storage;
- NAS;
- server;
- LAN;
- backup.
Untuk kebutuhan shared storage, lihat NAS & file server.
Opsi solusi sesuai budget
Rekomendasi dapat disusun berdasarkan beberapa level:
- minimum layak untuk workload yang jelas;
- recommended fit untuk keseimbangan performa, reliability, dan upgrade;
- higher headroom untuk project lebih berat atau growth yang terukur.
Tidak semua pembelian harus mengambil level tertinggi. Yang penting adalah mengetahui trade-off tiap konfigurasi.
Scope layanan workstation
Pekerjaan dapat mencakup:
- workload assessment;
- component/platform recommendation;
- assembly/integration;
- OS dan driver dasar;
- storage setup;
- network integration;
- testing;
- handover;
- upgrade planning.
Software license, application installation, plugin, data migration, dan support aplikasi perlu didefinisikan sesuai scope.
Garansi pekerjaan dan perangkat
Durasi dan cakupan garansi pekerjaan dicantumkan dalam penawaran. Garansi perangkat mengikuti ketentuan distributor atau produsen. Jika ada kendala, kirim lokasi dan gejalanya agar diperiksa sesuai pekerjaan dan garansi yang berlaku.
Cara memulai assessment workstation
Siapkan:
- software utama;
- versi software;
- contoh ukuran project;
- jenis pekerjaan;
- waktu proses yang dirasa terlalu lama;
- workstation/PC existing;
- RAM/storage usage;
- target performa;
- budget;
- kebutuhan shared storage atau network.
Dari informasi tersebut, solusi dapat difokuskan pada bottleneck yang benar-benar relevan.
Area Layanan & Kontak
TCS melayani Bandung Raya, dengan basis di Rancaekek Kencana, Kabupaten Bandung. Jam layanan: Senin–Sabtu, 08:00–16:00 WIB.
WhatsApp: 0851 1054 4304 Email: thoriq@tuluscs.com
Diskusikan Workstation yang Dibutuhkan
Diskusikan Workstation yang Dibutuhkan
Anda dapat memulai dari diskusi singkat terlebih dahulu. Kirimkan konteks kebutuhan, lokasi, foto/layout bila ada, dan perangkat existing jika relevan.
